Estilova Berbunga-bunga

Be Mature, Emotionally, Spiritually and Financially

Terlukis indah raut
Wajahmu dalam benakku
Berikan ku cinta terindah
Yang hanya untukmu

Tertulis indah puisi
Cinta dalam hatiku
Dan aku yakin kau memanglah
Pilihan hatiku

Hari ini saya rada berbunga-bunga, jadinya lagu Geisha yang sedari tadi jadi backsound saya OL ini jadi inspirasi muqadimah posting kali ini. Serasa pengen ganti tittle Estisisme  jadi Estilova (lebay lagi deh!!)

Ada apa sih Esti????

Sebenarnya tidak ada peristiwa yang spektakuler, setidaknya dalam kacamata orang-orang di sekeliling saya. Tapi deep in my heart… sesuatu seperti puisi dengan kata-kata indah  sedang ditulis penyair terkenal , persis seperti lirik lagu Geisha tadi.

Saya sedang berada pada fase KASMARAN dalam perasaan ini. Kangen yang meluap dan perasaan tidak ingin jauh dari ‘dia’ sedetikpun. Setiap orang pernah merasakannya, berkali-kali bahkan. Tapi begitulah cinta tercipta, untuk dipuja. Bukan karena rupa dan fisik, tapi justru karena hal absurd lainnya yang bernama “chemistry”. Berada di dekatnya seolah kau masuk dalam arus listrik tegangan tinggi, yang membuatmu hilang kesadaran. Ketika sadar, kau akan dihadang oleh serombongan besar komitmen, tanggung jawab, dan hal ikhwal lain-lain.

Continue reading

Ke Bisnis Online Kita Beramai-ramai

Salam Estisisme …

Ini first entry saya untuk kategori tulisan mengenai bisnis online. Mungkin banyak rekan atau sahabat yang bertanya kenapa sih si Esti yang katanya imut, cerdas, dan kutubuku itu (haha narsis)   mau-maunya nge-post yang beginian. Kenapa gak ngepost masalah kajian ilmu komunikasi, sosiologi atau ilmu lain yang Esti bangeeet gitu. Atau ngepost puisi dan cerpen baru seperti biasanya.

Hmm… jangan mencibir dulu kawaaan, masalah kajian disiplin ilmu itu tetap prioritas saya. Saya konsisten koq mengejar cita-cita saya sebagai seorang dosen komunikasi dan tetap ingin mencerdaskan generasi Muda Ambon dengan ilmu yang saya miliki (buseeet). Tapi dalam proses mencapai ke sana, saya pikir tidak ada salahnya menerapkan peribahasa usang “Sambil menyelam, minum air”. Bila menjadi akademisi adalah impian saya untuk menyalurkan kapasitas kognisi saya, dan menjadi penulis adalah impian untuk menyalirkan kapasitas afeksi dan emosi saya, maka menjadi women internet marketter adalah ambisi saya lainnya  dalam rangka menebalkan kantong dan menjadi insan mandiri secara financial. Siapa sih yang tidak mau sukses dalam ilmu, dalam passion, dan dalam ekonomi. ^_^ semua pasti mauuuu kan. Continue reading

Insya Allah (God Will) – Maher Zain

Every time you feel like you cannot go on

you feel so lost and that you’re so alone

all you see is night and darkness all around

you feel so helpless you can’t see which way to go

don’t despair and never lose hope

’cause Allah is always by your side

reff:

Insha Allah, Insha Allah Insha Allah you’ll find your way

Insha Allah, Insha Allah Insha Allah you’ll find your way

Continue reading

SMS dari nomer asing, saya GAK mau pusing!!!

Lapor! Saya mau curhat!!! (halah, pilihan muqaddimahnya garing!!!)

Seminggu belakangan ini inbox handphone saya (baca: dek noki) telah dijajah oleh orang gak dikenal Pilihan kata dijajah itu saya rasa lebih dicocok daripada dipenuhi. Kalo Cuma menuhin aja sih mending tapi ini sampe hapenya error dan sms lain jadi pending, berarti memang telah terjadi penjajahan yang menyebabkan penderitaan lahir batin terhadap dek noki (Wakakak)

Sepertinya si pengirim sms ini adalah orang yang kenal sama saya, soalnya dia tahu nama saya. Jengkelnya pas saya tanya:

“Maaf, ini dengan siapa ya?”

Dia malah ngasih balasan ngeles :

“Maaf sebelumnya bila memang smsku sempat mengusik ketenaganmu, tapi jujur saja, hampir separuh penjuru negeri ini kususuri demi mencarimu dik, namun setelah aku tau statusmu yang kini telah terhormat, segenap keberanianku jadi ciut, biarlah toh mencintaimu tak selamnya meski memiliki. Wassalam”

Nah loh, pendapat saya waktu dapat balasan yang panjang kali lebar ini adalah : Continue reading

Idealisme – Kekayaan Terakhir Pemuda

Saya mengenal idealisme sudah sejak lama sekali. Idealisme yang mungkin ditanamkan sedikit oleh Ayah dan dipupuk oleh ibu. Lalu, muncul bunga-bunga hasil dari pergumulan saya bersama kumbang-kumbang teori, hipotesa, kritisisme dan transformasi ilmu dari orang-orang idealis lainnya yang saya temukan di pinggiran kota.

Benar kata penulis buku “5 cm” bahwa idealisme adalah kekayaan terakhir yang dimiliki oleh seorang pemuda. Tapi butuh pengejawantahan untuk memahami arti ‘kekayaan terakhir”. Kekayaan terakhir bukan berarti akan sirna bila kemudaan berganti paras yang tua. Bukan juga berarti bahwa kekayaan idealism hanya dimiliki oleh orang-orang muda. Justru pengejawantahan yang saya lakukan membawa saya dalam suatu pemahaman bahwa kekayaan terakhir yang dimaksud merupakan fase puncak dari bibit idealism yang dibenih jauh-jauh hari. Continue reading

BACARITA DOLO_DOLO …

Lama zn batulis eh.. maksudnya batulis tentang diri sandiri, alias curhat to.

Bukan berarti beta berarti su balaga la zn mau bagi-bagi carita lai, tapi akang bagitu jua o, katong manusia ini makhluk sociteit yang butuh bacarita, kas kaluar duri-duri di hati, baku bage sagu lempeng deng yang laeng jua tida, Mar seng bisa parlente kalo katong jua makhluk ego yang parlu waktu par ator kehidupan sandiri tanpa musti orang laeng tau akang. Bajiku sadiki jua, anggap saja waktu-waktu kamareng itu, beta ada ator kehidupan itu ka. (bisa sajaaaaa!)

Beta rasa-rasa hari ini sasadiki melankolis. Hati bagaru par inga-inga dolo dolo waktu masi tenteng tas ransel barat di pundak, isi buku tabal-tabal, kalo su sampe klas meja pono deng buku-buku tu. Hehe maklum dari kacil kan beta pung minat baca su tinggi wakakak Continue reading

Lost in Papua, Mitos Suku Perempuan Kanibal

Beberapa hari yang lalu sempat nonton film “Lost in Papua”. Film dengan tema lokal yang 98% menyuguhkan etnografi negeri kepala burung itu. Eksotik, konyol dan penuh misteri. Semakin dieksplor segala hal tentang Papua menjadi semakin menarik. Harus diakui saya turut berbangga karena belakangan ini Indonesia mulai berani menghasilkan karya perfilman yang bersumber dari kearifan budaya lokal, termasuk budaya Papua yang masih minim eksplorasi. Namun, saya lebih tertarik untuk membahasan kandungan pesan dari film tersebut yang saya rasa masih berisi stigmatisasi dan bias gender.

Lost In Papua menceritakan tentang hilangnya beberapa orang yang dikaitkan dengan kanibalisme sebuah suku primitif di pedalaman papua.

Primitif adalah kosakata antropologi sejak abad XVIII. Istilah itu digunakan untuk menggambarkan suku-suku yang terisolasi. Pada 1933, Hollywood membuat film ‘Kingkong’ setelah pembuat filmnya bertualang ke Sumatera dan menemukan spesies orang utan. Sementara film tentang suku-suku primitif Amazon telah dibuat sejak 1980-an setelah eksplorasi oleh para antropolog sejak 1930-an.
Film-film tentang suku primitif itu biasanya menggambarkan suku-suku yang berada di hutan hujan tropis sebagai sekelompok manusia yang eksotik dan berada di luar peradaban modern. Selain tidak memakai pakaian (atau berpakaian secara ‘tidak layak’ secara pengertian modern), suku-suku itu digambarkan sebagai kanibal (gemar memakan daging manusia lain) dan kejam. Film-film itu ingin menyampaikan pesan bahwa suku-suku itu tidak memiliki kesadaran sosial sebagai manusia, dan lebih dekat dengan dunia binatang. Continue reading

PREDIKSI/ KISI-KISI SOAL TES HARIAN II SOSIOLOGI

Berikut ini adalah kisi-kisi soal untuk tes harian II sosiologi sesuai berdasarkan presentasi dan hasil diskusi kelompok di kelas. Silahkan dipelajari :

1. SEPUTAR : PRIMORDIALISME DAN ETNOSENTRISME
• Apa yang dimaksud dengan primordialisme?
• Apa yang dimaksud dengan etnosentrisme?
• Apa yang dimaksud dengan politik aliran?
• Apa yang dimaksud dengan stereotype?
• Mengapa etnosentrime bisa timbul di masyarakat? (Hidayat Marinda)
• Dalam kondisi masyarakat seperti apakah paham etnosentrisme dapat lahir? (Yulianti Kurnia)
• Bagaimana upaya yang harus dilakukan untuk menghilangkan stereotype terhadap suatu kelompok ? (Faisal Masuku)
• Berikanlah contoh primordialisme yang disertai oleh sikap etnosentrisme! (Gozali Ruslan)

Continue reading

NII/ Al Zaitun KW 9, di Televisi? Dan memori buruk di kepala saya…

Hari-hari belakangan ini, wajah media nasional dihebohkan dengan berita mengenai eksistensi NII NII/ Al Zaitun KW 9 yang meresahkan. Saya tergelitik untuk mencari info lebih banyak mengenai sepak terjang organisasi ini, karena kira-kira dua tahun yang lalu saya pernah mengalami peristiwa dimana ada beberapa orang yang mendatangi saya secara tiba-tiba dan mencoba merekrut saya dalam sebuah organisasi / aliran Islam yang berpangkal pada konsep HIJRAH. Dan setelah membaca informasi yang saya dapat mengenai NII ini, lebih kurangnya ajarannya mirip dengan apa yang pernah saya alami. Alhamdulillah saya tidak sempat terjerumus, sejak awal hari pertama mereka memberikan pemahaman pada saya, karena saya selalu berdiskusi dengan beberapa sahabat.
Berikut ini informasi yang insya Allah berguna bagi sahabat-sahabati muslim untuk mengetahui ajaran NII yang saya kutip dari beberapa situs :

NII AJARAN SESAT !
Usaha kelompok yang tidak bertanggung jawab mulai marak terutama yang bertujuan untuk menyesatkan dan menghancurkan ke islaman ummat melalui cara-cara atau isue-isue Islam, diantaranya mereka membawa nama dan ide menegakkan Daulah Islamiyah (Negara Islam) melalui gerakan gerakan yang mengatasnamakan pendidikan pesantren yang modern dan terpadu yang siap untuk menggelarnya secara nasional dan besar-besaran.

Mereka mengajak melalui promosi penjualan media cetak dalam bentuk majalah Al Zaytun dan mengajak ziarah majelis taklim-majelis taklim serta mempromosikan kehebatan ma’had Al Zaytun sebagai pesantren kebanggaan milik ummat Islam bangsa Indonesia. Padahal sesungguhnya mereka itu tidak lebih dari para penjahat dan penipu yang berkedok dan mengatasnamakan agama untuk menyesatkan kaum muslimin. Continue reading

JENIS-JENIS PUISI

Almost 2 month I never post on this blog.
Kangen juga yah.. ^_^
Berikut ini ada tulisan pendek tentang mengenal jenis-jenis puisi. Semoga bermanfaat bagi kita yang mulai melupakan aspek historis dari keberadaan puisi (hoho)

Menurut zamannya, puisi dibedakan atas puisi lama dan puisi baru.

PUISI LAMA
Ciri-ciri puisi lama:
• Merupakan puisi rakyat yang tak dikenal nama pengarangnya.
• Disampaikan lewat mulut ke mulut, jadi merupakan sastra lisan.
• Sangat terikat oleh aturan-aturan seperti jumlah baris tiap bait, jumlah suku kata maupun rima.
Yang termasuk puisi lama adalah:
• Mantra adalah ucapan-ucapan yang dianggap memiliki kekuatan gaib.
• Pantun adalah puisi yang bercirikan bersajak a-b-a-b, tiap bait 4 baris, tiap baris terdiri dari 8-12 suku kata, 2 baris awal sebagai sampiran, 2 baris berikutnya sebagai isi. Pembagian pantun menurut isinya terdiri dari pantun anak, muda-mudi, agama/nasihat, teka-teki, jenaka.
• Karmina adalah pantun kilat seperti pantun tetapi pendek.
• Seloka adalah pantun berkait.
• Gurindam adalah puisi yang berdirikan tiap bait 2 baris, bersajak a-a-a-a, berisi nasihat.
• Syair adalah puisi yang bersumber dari Arab dengan ciri tiap bait 4 baris, bersajak a-a-a-a, berisi nasihat atau cerita.
• Talibun adalah pantun genap yang tiap bait terdiri dari 6, 8, ataupun 10 baris.

PUISI BARU
Puisi baru bentuknya lebih bebas daripada puisi lama, baik dalam segi jumlah baris, suku kata, maupun rima. Menurut isinya, puisi baru dibedakan atas:
• Balada adalah puisi berisi kisah/cerita.
• Himne adalah puisi pujaan untuk Tuhan, tanah air, atau pahlawan.
• Ode adalah puisi sanjungan untuk orang yang berjasa.
• Epigram adalah puisi yang berisi tuntunan/ajaran hidup.
• Romance adalah puisi yang berisi luapan perasaan cinta kasih.
• Elegi adalah puisi yang berisi ratap tangis/kesedihan.
• Satire adalah puisi yang berisi sindiran/kritik.