Be Mature, Emotionally, Spiritually and Financially
Terlukis indah raut
Wajahmu dalam benakku
Berikan ku cinta terindah
Yang hanya untukmuTertulis indah puisi
Cinta dalam hatiku
Dan aku yakin kau memanglah
Pilihan hatiku
Hari ini saya rada berbunga-bunga, jadinya lagu Geisha yang sedari tadi jadi backsound saya OL ini jadi inspirasi muqadimah posting kali ini. Serasa pengen ganti tittle Estisisme jadi Estilova (lebay lagi deh!!)
Ada apa sih Esti????
Sebenarnya tidak ada peristiwa yang spektakuler, setidaknya dalam kacamata orang-orang di sekeliling saya. Tapi deep in my heart… sesuatu seperti puisi dengan kata-kata indah sedang ditulis penyair terkenal , persis seperti lirik lagu Geisha tadi.
Saya sedang berada pada fase KASMARAN dalam perasaan ini. Kangen yang meluap dan perasaan tidak ingin jauh dari ‘dia’ sedetikpun. Setiap orang pernah merasakannya, berkali-kali bahkan. Tapi begitulah cinta tercipta, untuk dipuja. Bukan karena rupa dan fisik, tapi justru karena hal absurd lainnya yang bernama “chemistry”. Berada di dekatnya seolah kau masuk dalam arus listrik tegangan tinggi, yang membuatmu hilang kesadaran. Ketika sadar, kau akan dihadang oleh serombongan besar komitmen, tanggung jawab, dan hal ikhwal lain-lain.



